INDONESIA:Dapat Dana Hibah 309 Juta Dolar AS Untuk Kesehatan

Foto:Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin (dua dari kiri) Pada Peluncuran Dana Hibah Dari The Global Fund Senilai Rp4,6 triliun di Jakarta 2024--
DISWAYPROBOLINGGO ID.Jakarta, Jum'at 19 Januari 2024.Organisasi Luar negeri Di Bidang Kesehatan Yang Di Mna Salah Satunya,The Global Fund to fight AIDS, Tuberculosis (TBC), & Malaria (GFATM) telah berkomitmen mendukung program eliminasi penyakit HIV, TBC, dan malaria serta Resilient Sustainable System for Health (RSSH) di dunia. Indonesia merupakan salah satu negara yang menerima dukungan GFATM untuk mencapai target pada 2030.
BACA JUGA:SPANYOL:Upacara 'Las Luminarias'
GFATM telah menyepakati dukungan dana hibah kepada Indonesia. Oleh karena itu, Kementerian Kesehatan melaksanakan kegiatan peluncuran/kick off implementasi dana hibah The Global Fund untuk program AIDS, TBC, dan malaria serta penguatan sistem kesehatan.
Total dana hibah tersebut adalah 309 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp 4,6 triliun untuk periode anggaran 2024-2026.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam sambutannya mengatakan, keberadaan The Global Fund hingga saat ini merupakan bentuk komitmen kuat dari seluruh elemen masyarakat dunia bersama pemerintah mewujudkan eliminasi HIV, TBC, dan Malaria di seluruh negara.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Thomas dan juga teman-teman yang sudah membantu program Global Fund seluruh komponen baik itu pemerintah, pemerintah daerah maupun lembaga sosial yang telah membantu kita," kata Budi dalam keterangannya, Jumat (19/1).
BACA JUGA:Hari INI TURUN!Harga Emas Antam
BACA JUGA:Daun Lontar Ternyata Proses Pembuatan Nya Butuh Waktu Yang Sangat Lama!
Budi melanjutkan, terkait dengan HIV, dari perkiraan setengah juta orang yang hidup dengan HIV pada tahun 2023, 68% telah mengetahui status mereka, 62% dari mereka yang mengetahui statusnya menerima obat dan 38% mengalami supresi virus.
Terkait kasus TBC, berdasarkan report 2023 mencapai sekitar 1.060.000, HIV sekitar 540.000, malaria sekitar 380.000. Pada tataran nasional di tahun 2023, 76% kabupaten/kota di Indonesia telah bebas dari malaria dan 89% penduduk Indonesia tinggal di daerah bebas malaria
“Malaria dari dulu itu bagus dan yang bagus saya tidak otak atik yang nggak bagus saya kejar, sekarang yang saya kejar HIV karena HIV yang tidak bagus, malaria bagus, sebanyak 318 kabupaten/kota tereliminasi malaria,” Sambungnya Budi.
BACA JUGA:KemenkesTerbitkan: Aturan Soal Penerbitan SIP
BACA JUGA:Manfaat Olahraga Pagi, Efektif Membakar Lemak
Sumber: