China Paling Kacau:Karena Perang Dagang Bersambung: Trump

China Paling Kacau:Karena Perang Dagang Bersambung: Trump

Foto:Presiden AS Donald Trump Dan China Xi Jinping--

DISWAYPROBOLINGGO.ID.Paman Sam ,Senin 31 Maret 225.Perang Berlanjut Episode Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menerapkan tarif tambahan sebesar 10% terhadap barang-barang impor asal China.

BACA JUGA:BIANG KELADINYA : Para Demonstran AS-Eropa Kecam Elon Musk

BACA JUGA:Efek Ketidaknyamanan Inflasi AS :Wall Street DiGoyang Aksi Jual Masif

Melansir dari Reuters, Senin,31 Maret 2025, Para pemasok asal China dan importir AS menilai kebijakan tersebut merupakan perang dagang episode 2, yang lebih buruk dibandingkan dengan perang dagang pada 2018 lalu.

"Kali ini berbeda karena produsen kelas bawah sudah berjuang dengan margin yang sangat tipis, sehingga mereka tidak dapat memangkas harga untuk membantu pelanggan AS mereka," tulis Reuters dalam laporannya.

BACA JUGA:Perang Rusia-Ukraina Akan Selesai:Zelensky,Vladimir Putin Keadaan Kritis

BACA JUGA:Asing Banyak Jual Saham Ini:Di Saat IHSG Lagi Segar- Segarnya

"Pemerintah China yang selau memberikan dukungan untuk melindungi para pekerjanya sebagian besar mulai kekurangan uang untuk memberikan subsidi baru," terang laporan itu lagi.

Menurut wawancara dengan 10 produsen dan eksportir China dan dua eksekutif ritel yang berbasis di AS mendesak pemotongan harga sebesar 10% mengingat harga barang yang masuk ke Negeri Paman Sam sudah sangat mahal.

BACA JUGA:Putaran Seminggu IHSG Anjlok,Surut Sampai 4%

BACA JUGA:Keterangan Analis Fuul :IHSG Turun 2%

Kondisi tersebut membuat margin keuntungan para pengusaha makin tipis bahkan ada yang merugi.

"Ada perusahaan di AS yang memiliki ratusan pabrik yang bekerja untuk mereka yang mengirimkan surat massal yang meminta pengurangan menyeluruh sebesar 10% dari semua pemasok untuk semua produk," kata bos Asia dari Genimex Group, Jonathan Chitayat.

 Negara yang Beli Minyak Rusia Kena Getahnya

Sumber: