Dunia Lagi Krisis Perdamaian :China Ngamuk, Tidak Nyaman Di Buat Amerika

Dunia Lagi Krisis Perdamaian :China Ngamuk, Tidak Nyaman Di Buat Amerika

Ilustrasi:Cina dan Amerika Memanas setelah Ketua DPR Amerika Serikat Mengunjungi Taiwan. --

DISWAYPROBOLINGGO.ID.Negeri Bambu, Jum'at 29 Nopember 2024.Hubungan Semangkin Memanas Di Mana,China memberi peringatan akan mengambil tindakan tegas jika Amerika Serikat (AS) Meningkatkan Kebijakan Kontrol Perdagangan Chip.

BACA JUGA:Minta Dibatalkan :Israel Melawan ICC, Perintah Tangkap Netanyahu

BACA JUGA:Minta Dibatalkan :Israel Melawan ICC, Perintah Tangkap Netanyahu

Langkah ini ditempuh China demi melindungi perusahaan-perusahaan dari negara, menyusul laporan bahwa pemerintahan Presiden AS Joe Biden akan mengumumkan pembatasan ekspor baru secepatnya pada minggu ini.

Pekan lalu, Kamar Dagang AS menginformasikan kepada para anggotanya melalui email bahwa pemerintahan Biden sedang mempertimbangkan untuk menambahkan sebanyak 200 perusahaan chip China ke dalam daftar hitam perdagangan, yang akan mencegah sebagian besar pemasok AS untuk mengirim ke perusahaan-perusahaan tersebut.

Ditanya tentang laporan pada konferensi pers reguler, juru bicara kementerian perdagangan He Yadong mengatakan bahwa China sangat menentang jika AS memperluas alasan keamanan nasional, dan penyalahgunaan kontrol yang menargetkan perusahaan-perusahaan China.

BACA JUGA:Jinakkan AS Pakai Minyak :Berdamai dengan Iran ,Sistem Mohammed bin Salman Ubah Tatanan Dunia

BACA JUGA:Jadi Kepercayaan Donald Trump: Elon Musk Sang Miliarder

AS sendiri telah memperketat kontrol atas semikonduktor di tengah kekhawatiran bahwa China dapat menggunakan teknologi canggih untuk memperkuat militernya.

"Tindakan ini sangat mengganggu tatanan ekonomi dan perdagangan internasional, mengacaukan keamanan industri global, dan membahayakan upaya kerja sama antara China dan AS, serta industri semikonduktor global," kata He Yadong, dikutip dari Reuters, Jumat ,29 Nopember 2024.

"Jika AS bersikeras untuk meningkatkan kontrol, China akan mengambil tindakan yang diperlukan untuk secara tegas melindungi hak-hak dari perusahaan-perusahaan China,"Sambungnya.

BACA JUGA:Jadi Kepercayaan Donald Trump: Elon Musk Sang Miliarder

BACA JUGA:Serukan : Netanyahu Dihukum Mati! Pemimpin Tertinggi Iran

Bloomberg melaporkan bahwa pemerintahan Biden sedang mempertimbangkan pembatasan tambahan pada penjualan peralatan semikonduktor dan chip memori AI ke China.

Biden akan meninggalkan jabatannya sebagai Presiden AS pada Januari mendatang, dan ada kekhawatiran bahwa janji Presiden terpilih Donald Trump untuk menerapkan tarif tambahan pada China dapat memicu perang dagang.

Trump berjanji untuk memberlakukan tarif tambahan 10% untuk semua impor dari China, di atas tarif yang sudah ada.

BACA JUGA:Pertempuran Jarak Dekat :Brigade al-Qassam Hamas Bantai 15 Tentara Israel

BACA JUGA:Elon Musk : Segera Berakhir Perang Rusia-Ukraina

Dia menuduh Beijing tidak melakukan cukup banyak hal untuk menghentikan aliran obat-obatan terlarang ke AS dari Meksiko.

Sumber: