Demam Tinggi:Dolar AS Keok Mata Uang Asia, Rupiah Ambruk

Sabtu 24-01-2026,22:36 WIB
Reporter : KANS HABSHI
Editor : KANS HABSHI

BACA JUGA:Rekor Luar Biasa Rp 2,174 Juta:Harga Emas Antam Logam Mulia Hari Ini

BACA JUGA:Ditemukan Meninggal:Kronologi Lula Lahfah ,Kekhawatiran Karena ART

Direktur Program dan Kebijakan Prasasti Center for Policy Studies, Piter Abdullah, menilai stabilisasi nilai tukar bukan hanya soal intervensi di pasar, tetapi juga bagaimana Bank Indonesia mengelola ekspektasi investor.

"Dolar itu seperti komoditas. Kalau barangnya banyak harganya murah, kalau barangnya sedikit harganya mahal. Ketika suplai dolar rendah, harganya otomatis meningkat. Dampaknya, rupiah otomatis terdepresiasi," ujar Piter dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu 24 Januari 2026. Piter menambahkan, pergerakan rupiah sangat dipengaruhi oleh ketersediaan dolar di pasar. Untuk itu, ketika BI melakukan intervensi untuk meredam volatilitas, cadangan devisa berpotensi ikut tergerus seiring kebutuhan pasokan valas untuk menjaga kurs tetap stabil.

 

Kategori :