Jelang Pemilu Puan: Jokowi,Biar Rakyat Yang Menilai

Jelang Pemilu Puan: Jokowi,Biar Rakyat Yang Menilai

Foto:Ketua DPP PDIP Puan Maharani 2024--

DISWAYPROBOLINGGO ID.Jakarta,Sabtu 03 Januari 2024.Ketua DPP PDIP Puan Maharani ikut berkomentar soal ramai-ramai civitas akademika sejumlah kampus yang mengkritisi Presiden Joko Widodo jelang Pemilu 2024. Puan mengatakan, hal tersebut biar rakyat yang menilainya.

BACA JUGA:DPR Ricuh: Demo Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI)

BACA JUGA:Komut Pertamina Mundur: Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok

"Biar rakyat yang menilai," ujar Puan kepada wartawan usai acara Jalan Pagi bersama Capres 03 Ganjar Pranowo di Pluit, Jakarta Utara, Sabtu 03 Februari 2024.

"Rakyat yang akan menentukan pilihannya untuk tanggal 14 Februari," Lanjutnya.

Presiden Jokowi ramai-ramai dikritik oleh sejumlah perguruan tinggi di Indonesia. Mulai dari UGM, UII, UI, Unhas hingga Unand. Sejumlah kampus pun disebut akan menyusul untuk menyatakan sikapnya.

"Ya, itu hak demokrasi setiap orang boleh berbicara, berpendapat. Silakan," Ujarnya Jokowi menanggapi soal kritikan dari sejumlah perguruan tinggi itu di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat 02 Februari 2024.

Kritik ini merupakan buntut dari pernyataan Jokowi yang menyebut presiden boleh memihak dan berkampanye di Pilpres 2024.

Civitas akademika Universitas Gadjah Mada (UGM) yang terdiri dari guru besar, dosen, mahasiswa dan alumni menyampaikan Petisi Bulaksumur pada Rabu 31 Januari 2024

BACA JUGA:INDONESIA:Dapat Dana Hibah 309 Juta Dolar AS Untuk Kesehatan

BACA JUGA:Luhut : Ngapain Bikin Keributan

Dalam petisi tersebut dijelaskan, civitas akademika UGM prihatin terhadap tindakan sejumlah penyelenggara negara di berbagai lini dan tingkat yang telah menyimpang dari prinsip-prinsip moral demokrasi, kerakyatan, dan keadilan sosial.

Petisi tersebut juga mengingatkan Jokowi, sebagai alumni UGM harusnya dia berpegang pada jati diri UGM yaitu menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dengan memperkuat demokratisasi.

Sementara itu civitas akademika Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta membacakan pernyataan sikap Indonesia Darurat Kenegarawanan di Kampus Terpadu UII di Jalan Kaliurang Km 14,5, Kabupaten Sleman, Kamis 01 Februari 2024. Pernyataan sikap ini dibacakan langsung oleh Rektor UII Prof Fathul Wahid dan dihadiri para guru besar, dosen, hingga mahasiswa.

Sumber: