Warning Dolar AS:Jerman Tiba-Tiba Warning Waspada!
Foto: Presiden Amerika Serikat Donald Trump --
Yang Mana, Trump menepis kekhawatiran tersebut. Ia menyatakan dolar AS masih "berkinerja baik" dan menegaskan tidak akan melakukan intervensi berlebihan, karena ingin mata uang tersebut "mencari levelnya sendiri."
BACA JUGA:Hamas:Amnesty Internasional Sebut Lakukan Kejahatan Kemanusiaan
BACA JUGA:Pelantikan Pukul 13.00 WIB:Mentri Reshuffle Kabinet Prabowo
Juga, tekanan terhadap dominasi dolar juga tercermin dalam data Dana Moneter Internasional (IMF). Dalam laporan Oktober lalu, IMF mencatat pangsa dolar dalam cadangan devisa global turun ke level terendah dalam tiga dekade, yakni 56,3% dari total cadangan yang dialokasikan pada periode April-Juni tahun lalu.Jadi, IMF menegaskan penurunan tersebut lebih disebabkan oleh perubahan valuasi mata uang. Ini bukan aksi penjualan besar-besaran oleh bank sentral
Sumber: