“Saya minta dana hibah ini menjadi dana pelengkap dan bukan sebagai dana pengganti sehingga dana dari dalam negeri tetap diupayakan,” Ujarnya Budi.
BACA JUGA:5 Buah Aneh Yang Tersebar Diseluruh Dunia, Salah Satunya Ada Di Indonesia.
BACA JUGA:Apa Benar Jokowi ke Jateng,Bantu elektabilitas Prabowo - Gibran
Menkes menutup sambutannya dengan ucapan terima kasih kepada GFATM yang telah memberikan dana hibah sebagai salah satu dukungan program eliminasi penyakit HIV, TBC dan malaria.
dr. Maxi Rein Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit turut hadir dan memberikan sambutan bahwa dukungan The Global Fund dalam program eliminasi TBC, HIV, dan malaria sangat membantu.
BACA JUGA:Terlalu Banyak Cuti:Wawalkot Solo Kritik Gibran
BACA JUGA:Indonesia VS Vietnam, Bagaimana Kelanjutan Piala Dunia 2023
“Kami ucapkan terima kasih kepada Global Fund setelah menjalani proses negosiasi hingga ditandatangani perjanjian kerjasama The Global Fund telah menyepakati dukungan dana hibah kepada Indonesia untuk program AIDS, Tuberkulosis dan malaria serta RSSH untuk periode anggaran 2024-2026 dengan total nilai USD 309 juta atau setara 4,6 triliun rupiah,” Katanya Maxi.
dr. Maxi menjelaskan, dana hibah senilai USD 309 juta secara terperinci sebagai berikut:
"Secara komposisi pengelolaannya USD 211,1 juta dikelola oleh pihak Kementerian Kesehatan dan USD 98,6 juta dikelola oleh pihak komunitas,"Ujarnya.