Singapura:Jokowi Tawarkan Investasi Industri Tekstil

Senin 29-04-2024,14:27 WIB
Reporter : KANS HABSHI
Editor : KANS HABSHI

DISWAYPROBOLINGGO.Bogor,Senin 29 April 2024.Presiden Joko Widodo (Jokowi) menawarkan kepada Perdana Menteri (PM) Singapura, Lee Hsien Loong, agar Negeri Singa  Berinvestasi Di Pabrik Tekstil Di Kendal Industrial Park.

Permintaan itu secara langsung diutarakan Jokowi saat menerima kunjungan Lee Hsien Loong di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin 29 April 2024.

BACA JUGA:Optimistis Ekonomi RI Tumbuh 5,5 Persen Tahun 2024

BACA JUGA:Lanjut Kencang:Team Nasional U-23

"Telah kita tawarkan beberapa peluang-peluang investasi manufaktur tekstil di Kendal Industrial Park, kemudian ekonomi hijau melalui infrastruktur yang berkelanjutan dan pembangunan pusat data di Nongsa Batam," kata Jokowi.

Pada kesempatan itu Jokowi juga mengapresiasi Singapura atas antusiasmenya investasi di IKN. Jokowi mencatat ada 29 perusahaan Singapura yang investasi di sana. Jokowi juga berharap dukungan Singapura dalam pembangunan PLTS di IKN.

"Rencana ekspor listrik ke Singapura terus didorong termasuk investasi industri hijau pendukung. Dan terkait ketahanan pangan kami sepakat untuk mendorong kerja sama transfer teknologi dan pertukaran Iptek pengolahan pangan," kata Jokowi.

BACA JUGA:Sudah Jelas Situasi:Dolar AS,IHSG Lampu Hijau

BACA JUGA:Rupiah Jatuh:IHSG Dibuka Naik 0,59 Persen

Indonesia juga mengundang Singapura untuk menjadi pengembang tiga kawasan industri halal, yakni di Bintan, Serang, dan Sidoarjo.

"Yang ketiga di bidang sosial budaya kami telah membahas penguatan transformasi kesehatan melalui investasi pembangunan rumah sakit dan klinik, pengembangan kapasitas tenaga medis digitalisasi kesehatan dan pengembangan KEK kesehatan di Bali," kata Jokowi.

Sementara PM Singapura, Lee Hsien Loong mengatakan secara kumulatif negaranya telah menggelontorkan investasi 74 miliar dolar Singapura ke Indonesia.

Singapura juga telah menandatangani MoU kerja sama dengan Indonesia di berbagai sektor mulai dari digital sampai lingkungan.

BACA JUGA:Lemah:Wall Street,Usai Rilis Data Pendapatan Laporan Keuangan

BACA JUGA:SEPERTI PUZZLE:Efek Tersusun Perang Iran-Israel Untuk Perekonomian RI

Kategori :