Tommy Masuk Calon:Deputi Gubernur BI,Dasco Tegaskan Prabowo Tak Intervensi

Tommy Masuk Calon:Deputi Gubernur BI,Dasco Tegaskan Prabowo Tak Intervensi

Foto:Ketua Harian DPP Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad--

DISWAYPROBOLINGGO.ID.Jakarta,Rabu 21 Januari 2026.Respon,Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memastikan usulan nama calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), termasuk Wamenkeu Tommy Djiwandono, tidak ada intervensi dari Presiden Prabowo Subianto.Prabowo mengatakan usulan nama calon Deputi Gubernur BI itu berasal dari Gubernur BI Perry Warjiyo.

BACA JUGA:Anggaran Rp 7,49 T:Jaksa Agung Minta Tambah Anggaran Tahun 2026

BACA JUGA:Masuk Daftar Hitam:Amerika dan Israel , China Tetap Beraksi

"Bahwa pengusulan Tommy Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI itu adalah pilihan dari Gubernur BI sendiri,"Ujarnya Dasco di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu 21 Januari 2026.

Ketua Harian DPP Partai Gerindra itu menjelaskan pilihan calon Deputi Gubernur BI dilakukan secara kolektif kolegial. Dengan begitu, menurut dia, tak ada intervensi Presiden meski Tommy merupakan keponakan Prabowo.

"Sehingga kalau dikatakan ada intervensi, misalnya dari presiden, pengusulan itu kemudian dari Gubernur BI. Dan kemudian tentunya masyarakat perlu tahu bahwa pengambilan keputusan di BI itu adalah kolektif kolegial,"Ujarnya Dasco.

BACA JUGA:Tidak Terdaftar:Orang Terkaya,Punya Rp101 Triliun, Mengapa Haji Isam

BACA JUGA:Logam Mulia Harga Emas: Mengintai Rekor Baru

"Jadi ya bagaimana kemudian seorang deputi bisa mengambil keputusan-keputusan penting tanpa disetujui oleh yang lain, itu tidak mungkin," sambungnya.

Lebih lanjut, Dasco mengatakan saat ini Tommy Djiwandono sudah tidak lagi terdaftar dalam struktur kepengurusan Partai Gerindra. Ia mengatakan keputusan itu ditetapkan sejak Munas Partai Gerindra beberapa waktu lalu."Pak Tommy Djiwandono itu sudah tidak dalam struktur kepengurusan yang baru sejak kami Munas kemarin, jadi sebagai pengurus partai itu sudah tidak,"Lanjutnya Dasco.Dasco mengatakan Tommy pun sudah mengundurkan diri dari partai pada 31 Desember 2025. Dasco menyebut saat ini status Tommy bukankah kader Partai Gerindra.

"Kemudian, per 31 Desember 2025 kemarin yang bersangkutan sudah mengajukan pengunduran diri sebagai pengurus partai,"Tutupnya.

 

Sumber: